Tampilkan postingan dengan label pattern. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pattern. Tampilkan semua postingan

29 Juli 2013

Roll Up, Roll Up! Kalung Roll Up!



Hola!
Salam hangat di akhir bulan Juli yang panasnya nyentrik sekali di Surabaya :)

Sooooo, what we got today??? Yes, another easy peasy tutorial! 
Jadi di tutorial ini saya sharing ide tentang rajutan gulung-gulung. Seperti biasa, ngerajutnya sangat gampang you didn't even need a pattern! Tapi meskipun gampang banget, nggak berarti hasilnya gampangan kan, hahahaa ;)

Sebenarnya ide asli datang dari melihat teman saya yang pernah membuat bros dari kain flanel yang dipotong kecil memanjang dan digulung-gulung hingga membentuk bunga. Dari sana saya jadi ingin membuat versi rajutannya, tapi dibuat melingkar menjadi bentuk bulatan-bulatan seperti yang bisa kamu lihat di tutorial ini. 

Setelah kamu selesai membuat bulatan-bulatan gulung tersebut, maka produk akhirnya bebas mau kamu buat seperti apa. Selain kalung, bisa juga dijadikan aplikasi pakaian atau aksesoris rambut. Sebagai bandul kalung pun bentuknya bisa bermacam-macam. Dan yang pasti, selama memilih bentuk yang geometris (seperti bentuk segitiga yang saya buat), hasil rajutanmu akan terlihat sangat edgy! Atau juga bisa membentuk bunga yang biasanya membutuhkan 7 gulungan.

Untuk membuatnya, ada beberapa bahan yang kamu butuhkan:
  1. Benang katun lokal (sejauh ini, benang katun lokal adalah bahan paling pas untuk project ini. Usahakan benang-benang yang kamu pakai memiliki ukuran yang sama)
  2. Hakpen no 4/0
  3. Gunting
  4. Lem
  5. Jarum dan Benang Jahit
  6. Tali Kulit 



Selamat Mencoba!



Nah kalau gulungannya sudah disusun dan dijahit, tinggal pasang tali kulit dan...kamu punya kalung handmade baru! :D
Semoga tutorialnya bermanfaat yaaa!



xoxo, tara.


Pin It Now!

14 Juli 2013

Phonecase Duo Tone!



Halo crocheter! Sebelumnya, selamat berpuasa bagi yang menjalankan. Semoga semangat di awal Ramadhan selalu menyala-nyala hingga nanti :D
Dan yang sedang libur sekolah atau kuliah, selamat berlibur!

Anyway, sekarang waktunya cerita tentang project kali ini :p
Jadi, di postingan berikut ini kamu bisa mencoba membuat sarung handphone dari pola yang sudah saya buat. Polanya sederhana dan sangat bisa dimodifikasi. Dan dengan pola sederhana ini, kesempatan bermain warna jadi lebih seru! Contohnya seperti yang sudah saya buat, yaitu phonecase dengan menggunakan dua warna yang (kalau nggak salah) disebut komplementer.

Tutorial yang saya bagikan adalah phonecase untuk blackberry dakota. Untuk membuat phonecase gadget lain, bisa disesuaikan ukuran lebar dan panjangnya dengan menambah atau mengurangi jumlah rantai dasar dan panjang phonecasenya. Seperti phonecase oranye-pink di foto teratas yang dirajut untuk Samsung galaxy S3 mini. Atau phonecase abu-abu-coklat di foto terbawah yang dirajut untuk Samsung galaxy S4. 

Jadi, tunggu apa lagi! Untuk memulai membuat, siapkan dua gulung benang berbeda warna (selanjutnya di tutorial disebut benang A dan B), hakpen dan gunting. Di project ini saya menggunakan benang polyester dan hakpen nomor 4/0. Selanjutnya, silahkan ikuti tutorial berikut :)




Semoga tutorial kali ini bermanfaat ya. Dan jangan lupa, kalau ada pertanyaan, kesulitan atau saran dan kritik...please, please, please, comment bellow! :D

xoxo, tara.




Pin It Now!

14 Mei 2013

Sarung Bantal Pelangi



Hai crocheters! Saya kembali lagi dengan mempersembahkan...pola sarung bantal rantai! Seperti biasa, pola sarung bantal ini cukup sederhana dan merupakan contoh rajutan 'on-the-go' alias rajutan yang bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa harus bolak-balik ngeliatin gambar polanya. Gampang deh inget polanya. 

Selain itu, ada sedikit cerita  dibalik terciptanya pola sarung bantal ini. Benang yang digunakan di project ini adalah benang yang saya beli waktu study tour ke Bangkok beberapa bulan lalu. Alasan  memilih benang warna pelangi ini pun mengenaskan sekali. Haha, saya memilih benang pelangi ini karena kebetulan benang ini harganya yang paling muraaah di antara benang lain di toko itu. :')
Benang ini ada di mall Siam Paragon yang department storenya ternyata punya craft corner yang bisa bikin kalang kabut! Mereka menjual bahan-bahan rajutan dan jahit-jahitan mulai dari benang, kain, jarum, aplikasi dan AAAK SEMUANYA LUCUUU!!! Serius, saya mau ditinggal di tempat itu berjam-jam daripada harus ikut jadwal study tour, hehe! Tapi, biarpun semua barangnya lucu maksimum, rupanya hasrat pengen beli ini itu nggak sejalan sama isi dompet. Benang-benang di sini cenderung mahal, sekitar 300 baht ke atas untuk segulung benang 100 gr. Kalau di rupiahkan, harganya memang sama seperti harga benang-benang import. Nah yang dijual di department store itu memang benang-benang import dengan beberapa brand yang juga banyak dijual di Indonesia. Saya pun menanyakan benang lokal yang benar-benar asli made in Thailand, tapi ternyata mereka nggak punya. Akhirnya mbak penjualnya memperlihatkan saya benang rainbow yang memakai brand Thailand meskipun made in Japan. Dan ternyata benang ini termasuk yang paling murah dibanding yang lain, secara 'cuma' 100 baht untuk 50 gramnya! Tetep aja ya murahan benang lokalnya kita, tapi nggak papa deh...biar nggak nyesel begitu sampai di Indonesia ;p

Sarung bantal ini tersusun dari bagian depan dan bagian belakang yang memiliki pola sama, tapi teknis merajutnya sedikit berbeda supaya menghasilkan lubang masuk bantal di bagian belakang yang tidak memerlukan zipper atau risluiting. Semoga foto dan tutorial nya bisa mempermudah ya... Enjoy!


BAGIAN DEPAN
Mulai dengan membuat 73 CHAIN/RANTAI
Baris 1 Buat lagi 6 CHAIN, lalu SC pada lubang ke 11 dari ujung hakpen. Sekarang kamu sudah mendapatkan satu lengkungan rantai. *Buat 6 CHAIN, lewatkan 3 lubang, SC pada lubang berikutnya*. Ulangi langkah yang berada di dalam tanda bintang (*) hingga mendapat 17 lengkungan rantai. Setelah itu, buat 3 CHAIN dan 1 DC yang dimasukkan pada lubang rantai terakhir.

Baris 2 *Buat 6 CHAIN, SC pada lengkungan rantai berikutnya, buat PICOT*. Ulangi langkah yang berada di dalam tanda bintang (*) hingga mendapat 17 lengkungan rantai. Setelah itu, buat 3 CHAIN dan 1 DC yang dimasukkan pada lubang rantai terakhir.

Ulangi Baris 2 hingga rajutan mencapai panjang 40 cm. Jika sudah mencapai 40 cm, gunting benang dan rapikan sisa benang

BAGIAN BELAKANG
Pola untuk bagian belakang sarung bantal, sama persis dengan pola BAGIAN DEPAN. Namun ada langkah yang harus dilakukan untuk membuat 'lubang masuk bantal' tanpa harus menjahitkan zipper/risluiting.
Caranya adalah, ikuti lagi pola rajut BAGIAN DEPAN mulai dari langkah awal. Setelah panjang rajutan mencapai 30 cm, lakukan SLST di tepi rajutan hingga 'turun' sebanyak 10 cm. Buat kembali 73 CHAIN, lalu SLST di bagian seberang rajutan. Ulangi lagi langkah-langkah awal pada pola BAGIAN DEPAN. Lanjutkan rajutan hingga keseluruhan BAGIAN BELAKANG mencapai panjang 40 cm.
PS: Anw, di foto terlihat kalau saya nggak merajut 'menurun' sepanjang 10 cm (maaf! ;p). Tapi pola ini kemudian saya coba lagi dengan mencoba merajut slst 'menurun' sepanjang 10 cm dan...hasilnya lebih bagus!

PENYELESAIAN
Gabungkan BAGIAN DEPAN dan BAGIAN BELAKANG dengan melakukan SC di sekeliling tepi rajutan, dan pastikan SC tersebut menembus kedua lapisan bagian hingga menyatu. Setelah SC di sekeliling rajutan selesai, gunting benang dan rapikan. You're done!

So, how's the pattern? Kalau ada yang membingungkan atau mau tanya apa saja, silahkan tinggalkan komentar di bawah :)
xoxo, tara
















Pin It Now!

22 Januari 2013

Simple Flower for Simple Headband


See? I think I'm obsessed with making headbands. Once more, I presents you a tutorial for crocheting a cute headband. Applause! ;D
Jadi, post ini adalah lanjutan dari Baby Eira's Ruffles Dress yang juga menampilkan bando ini. Tapi baru disini saya bagikan tutorialnya. Buatnya super gampang, dan cocok untuk para crocheter pemula. Selain dibuat bando, bunga-bunga ini juga bisa dirangkai untuk dijadikan kalung, jepit rambut, belt, anything! Yuk kita mulai tutorialnya :)


Buat tali bando dengan membuat ch sepanjang 85 cm (ukuran orang dewasa). Lalu sc seluruh ch. Gunting benang dan rapikan rajutan tali.

Membuat Bunga.
1. a. Buat magic ring, dan buat 2 ch.
b. Buat 9 hdc. SLst.
c. Buat 3 ch.
d. Pada lubang berikutnya, buat 3 tr dalam satu lubang. Lalu buat 3 ch.
e. Slst pada lubang berikutnya.
2. Ulangi langkah c-e hingga mendapat lima kelopak.
3. Balik bunga, buat 4 ch
4. Slst pada lubang di seberang titik awal 4 ch sehingga membentuk 'jembatan'.
5. Masukkan tali  melalui 'jembatan' yang terbuat dari 4 ch tadi.
6.Gunting benang lalu ikat dengan sisa benang agar bunga menempel erat dengan tali.
Ulangi langkah 1-6 untuk membuat 2 buah bunga lagi (atau lebih, sesuai keinginanmu) yang disusun pada tali. 




 

Gimana? Gampang kan? Dan kalau udah berhasil buat atau malah kebingungan, you're welcome to leave a comment...;)

With love,
Tara 
Pin It Now!

8 Desember 2012

Bando Fafa

Akhir pekan telah datang! Setelah satu minggu yang hectic di kampus, rasanya 2 hari libur belum cukup. Tapi saya senang nih. Meskipun nyaris tiap hari ngampus, saya malah makin produktif ngerajut. Tahu kenapa? Karena akhirnya teman-teman saya makin banyak pula yang punya bayi, dan ini berasa dreams comes true buat saya yang pengen sering-sering ngerajut buat bayi. Ngerajut untuk bayi itu fun, karena bisa padu padan warna-warna yang lucu dan ngegemesin. Andai warna-warna itu kita pakai sendiri, ya udah nggak cocok lagi, hahaha.

Nah, salah satu baby crochet project untuk bulan ini adalah bikinin bando untuk baby Fafa, si cantik keponakan teman saya. Teman saya bahkan sudah pesan bando ini sejak Fafa masih di perut ibunya lho, tapi baru saya bikinin waktu Fafa udah sebulanan umurnya...hehe.
Dari dulu saya terobsesi untuk bikin bando bayi dengan hiasan bunga yang besar banget. Akhirnya saya bikinin Fafa bando seperti itu. Coba lihat foto di bawah. Bando bunga yang di atas itu adalah bando yang akan saya share patternnya di post ini. Bunganya sendiri sudah pernah saya bagikan di blog ini, jadi silahkan dicek ya untuk bunga tumpuk tiganya...:) Untuk bando yang di bagian bawah, pola bandonya memang saya buat sendiri. Tapi tidak saya bagikan karena jadinya nggak terlalu memuaskan, hahaha. Sedangkan bunganya saya ambil dari buku crochet Jepang.

So, yuk mulai merajut si bando Fafa. Untuk patokan ukurannya, bisa lihat panduan size chart dari bev's country cottage.


 
 
POLA
1. Buat 16 sc yang dikaitkan langsung pada karet rambut.
2. Buat 3 ch, lalu dc seluruh baris. Ulangi 3 kali lagi.
3. Buat 1 ch, dan sc pada lubang kedua dari hakpen. Buat 4 ch, lewati dua lubang, dan sc lubang berikutnya.Ulangi hingga mendapat 5 lengkungan.
4. Buat 1 ch, slst pada space/rongga lengkungan di baris sebelumnya. Buat 3ch dan 2 dc pada rongga pertama (ada kesalahan pada gambar pola, harusnya dc pertama adalah 3 ch. Maaf sebelumnya ;p) , buat 3 dc pada rongga kedua, buat 4 dc pada rongga ketiga (tengah), buat 3 dc pada rongga keempat dan kelima.
5. Ulangi pola nomor 3-4 sepanjang ukuran bando yang diminati.
6. Setelah panjang bando hampir mendekati yang diinginkan, jangan lupa untuk kembali membuat 4 baris dc seperti di awal. Akhiri dengan melakukan sc yang dikaitkan langsung pada karet rambut.
7. It's DONE! ;)




Pin It Now!

7 Desember 2012

My Puffy Flower In My December


Selamat datang, Desember! 
Woozah, saya selalu cinta sama bulan Desember. Atmosfernya beda banget sama bulan-bulan lain. Mungkin karena ada christmas day kali ya. Meskipun nggak ikutan merayakan natal, tapi suka lho kalo nge-mall terus diputerin christmas song yang musiknya ceria. Lagu-lagunya bikin imajinasi saya seperti langsung terbang ke Eropa yang sedang musim dingin dan turun salju lebaaat banget. Bikin snowman, snowball fighting, pakai glove dan topi rajutan sendiri...ah.

Anyway! Kembali ke dunia nyata ;)
Kemarin, saya baru belanja benang di toko favorit dan nemu satu material benang yang lucu banget. Namanya soft cotton acrylic. Mungkin kamu udah familiar sama jenis benang ini, tapi saya baru tahu kemarin, haha. Benangnya soft banget, cenderung nyaris mirip sama beludru atau chenile, tapi lebih tebal. Saya pakai hakpen nomor 5 untuk benang ini. Saking lembutnya, benang ini sebenarnya cocok banget buat apparel bayi. Tapi kata pemilik toko, benang ini menyerap panas, jadi kurang cocok untuk bayi-bayi yang tinggal di tempat tropis.

Karena teksturnya yang lembut dan tebal, benang ini saya buat jadi bunga-bunga puff seperti tutorial di bawah ini. Untuk ngerajut bunga dengan bentuk puff, memang lebih baik kalau pakai benang yang tebal dan empuk. Saya pernah bikin bunga ini pakai benang katun biasa, tapi hasilnya kurang memuaskan karena tekstur gembung/puffynya nggak dapet. 
So, sudah siap ngerajut puffy flower mu? Yuk ikuti pola dan step-by step berikut... :)


Tutorial
Buat Magic Ring
1. Buat 10 sc. Slst sc akhir dengan sc awal.
2. Buat 5 ch
3-6. Buat 5 dc cluster. Tusukan 5 dc cluster adalah membuat dc yang 'setengah jadi' sebanyak lima kali dalam satu lubang dan diakhiri dengan mengkait dan menarik benang melewati seluruh lubang 5 dc 'setengah jadi' tersebut.Ikuti step by step nya pada foto. Lalu, buat lagi 5 ch.
7. Sc pada lubang berikutnya
8. Slst pada lubang berikutnya. Ulangi langkah 2-7 sebanyak 4 kali lagi hingga mendapat 5 mahkota bunga. Akhiri dengan slst.
9. Puffy flower mu selesai ;)

Well, sewaktu ngerajut bunga ini, saya masih bingung nantinya bunga-bunga ini mau diapakan. Kalau buat bros, cantik sih, tapi bosen ah. Akhirnya...muncul ide untuk menyusun bunga-bunga ini menjadi tas yang pastinya akan jadi imut banget. Kalau kamu, apa ide mu? :)

xoxo, tara.
Pin It Now!

21 November 2012

Coffee Cup Coaster




Hei hei hei! Saya kembali lagi untuk berbagi keceriaan...lewat secangkir rajutan penuh warna! 

Yep, beberapa hari lalu saya baru saja membuat pola rajutan baru berbentuk cangkir untuk dijadikan tatakan atau alas cangkir. Dapet nggak konsepnya? Cangkir di atas cangkir! Hahahaaa.
Saya buat pola ini setelah nyaris dua bulan nggak pernah pegang hakpen lagi (akibat kuliah yang wow banget), jadi cukup menantang buat saya soalnya bentuknya lengkung-lengkung sih.

Ceritanya, si rajutan ini adalah cangkir warna-warni yang berisi kopi. Mmm, to be honest, I'm not a coffee sipper and would rather drink tea, or hot choco. Tapi...karena ide cangkir kopi ini bermula dari keinginan ibu saya yang minta dibikinin alas untuk cangkir kopinya, makanya judulnya jadi Coffee Cup Coaster. Krik.

Oke! Kita lanjut saja ke tutorial rajutnya deh. Di project ini saya pakai benang polyester dari benangrajutq. Haha, di rumah saya punya banyak banget lho benang polyester ini. Tapi sayang, semuanya berwarna 'nyala', jadinya coaster yang saya bikin nuansanya jadi ceria banget kan. Padahal maunya bikin yang sedikit kalem pake warna-warna soft gitu. Mungkin lain kali saya mesti belanja benang lagi, khusus beli polyester warna soft! Dan kenapa saya pakai polyester? Karena benangnya 'tahan banting' dan nggak mudah berserabut kayak benang katun. Polyester emang cocok buat proyek-proyek seperti tas, dompet, atau barang-barang lain yang rentan kotor.



Jadiiii, yang kamu perlukan untuk project ini adalah...
a. Tiga buah benang dengan warna berbeda. Warna 1 untuk badan dan pegangan cangkir, Warna 2 untuk kopi, dan Warna 3 untuk border atau pinggiran rajutan. 
b. Hakpen 4/0 (sesuai dengan benang polyester yang saya pakai)
c. Gunting

Sudah lengkap? Baiklah, mari kita lihat polanya! (maaf ya gambar polanya sedikit berantakan, abisnya ngegambar pola itu susah cyin ;p)

 Dan ini dia step-by-step nya!


1. Dengan menggunakan Warna 1, buat 16 chain.

2. BARIS DASAR CANGKIR (BARIS 1) Buat 3 sc, 2 hdc, 5dc, 2 hdc, 3sc dan 1 chain.

3. BARIS 2 Pindah pada sisi lain chain. Buat 15 sc pada setiap lubang/stitch. Setelah itu buat 1 chain.

4. BARIS 3 Buat 2 sc pada 1 stitch, lanjutkan dengan 13 sc, lalu buat 2 sc kembali pada satu stitch terakhir. ( Total 17 stitch). Setelah itu buat 1 chain.
    BARIS 4 Buat 2 sc pada 1 stitch, lanjutkan dengan 15 sc, lalu buat 2 sc kembali pada satu stitch terakhir. ( Total 19 stitch). Setelah itu buat 1 chain.
    BARIS 5 Buat 2 sc pada 1 stitch, lanjutkan dengan 17 sc, lalu buat 2 sc kembali pada satu stitch terakhir. ( Total 21 stitch). Setelah itu buat 1 chain.
    BARIS 6 Buat 2 sc pada 1 stitch, lanjutkan dengan 19 sc, lalu buat 2 sc kembali pada satu stitch terakhir. ( Total 23 stitch). Setelah itu buat 1 chain.

5. BARIS 7 Buat 2 sc pada 1 stitch, lanjutkan dengan 21 sc, lalu buat 2 sc kembali pada satu stitch terakhir. ( Total 25 stitch). Setelah itu buat 1 chain.
    BARIS 8  - 13 Buat 25 sc. ( Total 25 stitch). Setelah itu buat 2 chain.

6. BARIS 14 Buat 5 dc, 3 hdc, 9 sc, 3 hdc, 5 dc. ( Total 25 stitch). Setelah itu buat 1 chain.

7. BARIS 15 Ganti ke Warna 2, tapi jangan gunting sisa benang Warna 1. Buat 2 sc dimulai dari stitch ke empat dari chain baris sebelumnya (lihat gambar pola). Setelah itu buat 3 hdc, 9 dc, 3 hdc dan 2 sc. Gunting dan rapikan sisa benang Warna 2. ( Total 19 stitch).

8. BARIS 16 Pasang lagi benang Warna 1 pada hakpen, mulai dengan membuat 5 sc dimulai dari atas 3 stitch dc di baris 14 hingga 2 stitch sc di baris 15 (lihat gambar pola). Lalu buat 3 hdc, 9 dc, 3 hdc. Buat 5 sc lagi yang di mulai dari atas 2 stitch sc di baris 15 hingga 3 stitch dc di baris 14. Gunting benang dan rapikan. ( Total 25 stitch).

9. PEGANGAN CANGKIR Menggunakan benang Warna 1, buat 12 chain dimulai dari bagian pinggir baris 8 dan slst pada pinggiran baris 12. Slst lagi pada pinggiran baris 13, lalu sc seluruh chain sebelumnya. Slst pada pinggiran baris ke 7. Gunting benang dan rapikan.

10. BORDER Dengan menggunakan benang Warna 3, sc pada keseluruhan pinggiran cangkir.

11. And...your Coffee Cup Coaster is done! Cute, aren't they? :)


Did you enjoy making it? Please share your story and leave a comment if you would. 
xoxo,
tara

Pin It Now!