Tampilkan postingan dengan label gift idea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gift idea. Tampilkan semua postingan

19 Agustus 2013

Toko Baru di KREASIK!

Aaaaaaww akhirnya crafty-tara punya toko online!!!
Perkenalkaaan label TARIRAM, crochet and stitches made with love!


Jadi, toko online pertama ini saya buka di website KREASIK!, yang menurut saya semacam etsyshop versi Indonesia. Pokoknya, jenis website yang paling ditungguin para handmade crafter :D

Yang pertama kali saya pasarkan di laman KREASIK! adalah seri kalung FLEUR dengan tampilan yang sangat feminin dan lembut. Contohnya seperti gambar di bawah ini yang saya kasih nama FLEUR BROWN. Nah kalau kamu kepincut sama produk online pertama saya ini, silahkan langsung klik toko tariram di KREASIK!. Selain FLEUR BROWN, juga ada warna-warna pastel lain seperti coral, pink, teal daaan teman-temannya. Untuk tali kalung saya menggunakan tali kulit imitasi dengan rantai diujungnya untuk mempermudah pemasangan. 



Yippeee I'm so happy to have my own crafty shop!
Now GO GO GO CHECK OUR SITE AT KREASIK! 
SUPERYAAAY!  ;D
Pin It Now!

14 Mei 2013

Sarung Bantal Pelangi



Hai crocheters! Saya kembali lagi dengan mempersembahkan...pola sarung bantal rantai! Seperti biasa, pola sarung bantal ini cukup sederhana dan merupakan contoh rajutan 'on-the-go' alias rajutan yang bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa harus bolak-balik ngeliatin gambar polanya. Gampang deh inget polanya. 

Selain itu, ada sedikit cerita  dibalik terciptanya pola sarung bantal ini. Benang yang digunakan di project ini adalah benang yang saya beli waktu study tour ke Bangkok beberapa bulan lalu. Alasan  memilih benang warna pelangi ini pun mengenaskan sekali. Haha, saya memilih benang pelangi ini karena kebetulan benang ini harganya yang paling muraaah di antara benang lain di toko itu. :')
Benang ini ada di mall Siam Paragon yang department storenya ternyata punya craft corner yang bisa bikin kalang kabut! Mereka menjual bahan-bahan rajutan dan jahit-jahitan mulai dari benang, kain, jarum, aplikasi dan AAAK SEMUANYA LUCUUU!!! Serius, saya mau ditinggal di tempat itu berjam-jam daripada harus ikut jadwal study tour, hehe! Tapi, biarpun semua barangnya lucu maksimum, rupanya hasrat pengen beli ini itu nggak sejalan sama isi dompet. Benang-benang di sini cenderung mahal, sekitar 300 baht ke atas untuk segulung benang 100 gr. Kalau di rupiahkan, harganya memang sama seperti harga benang-benang import. Nah yang dijual di department store itu memang benang-benang import dengan beberapa brand yang juga banyak dijual di Indonesia. Saya pun menanyakan benang lokal yang benar-benar asli made in Thailand, tapi ternyata mereka nggak punya. Akhirnya mbak penjualnya memperlihatkan saya benang rainbow yang memakai brand Thailand meskipun made in Japan. Dan ternyata benang ini termasuk yang paling murah dibanding yang lain, secara 'cuma' 100 baht untuk 50 gramnya! Tetep aja ya murahan benang lokalnya kita, tapi nggak papa deh...biar nggak nyesel begitu sampai di Indonesia ;p

Sarung bantal ini tersusun dari bagian depan dan bagian belakang yang memiliki pola sama, tapi teknis merajutnya sedikit berbeda supaya menghasilkan lubang masuk bantal di bagian belakang yang tidak memerlukan zipper atau risluiting. Semoga foto dan tutorial nya bisa mempermudah ya... Enjoy!


BAGIAN DEPAN
Mulai dengan membuat 73 CHAIN/RANTAI
Baris 1 Buat lagi 6 CHAIN, lalu SC pada lubang ke 11 dari ujung hakpen. Sekarang kamu sudah mendapatkan satu lengkungan rantai. *Buat 6 CHAIN, lewatkan 3 lubang, SC pada lubang berikutnya*. Ulangi langkah yang berada di dalam tanda bintang (*) hingga mendapat 17 lengkungan rantai. Setelah itu, buat 3 CHAIN dan 1 DC yang dimasukkan pada lubang rantai terakhir.

Baris 2 *Buat 6 CHAIN, SC pada lengkungan rantai berikutnya, buat PICOT*. Ulangi langkah yang berada di dalam tanda bintang (*) hingga mendapat 17 lengkungan rantai. Setelah itu, buat 3 CHAIN dan 1 DC yang dimasukkan pada lubang rantai terakhir.

Ulangi Baris 2 hingga rajutan mencapai panjang 40 cm. Jika sudah mencapai 40 cm, gunting benang dan rapikan sisa benang

BAGIAN BELAKANG
Pola untuk bagian belakang sarung bantal, sama persis dengan pola BAGIAN DEPAN. Namun ada langkah yang harus dilakukan untuk membuat 'lubang masuk bantal' tanpa harus menjahitkan zipper/risluiting.
Caranya adalah, ikuti lagi pola rajut BAGIAN DEPAN mulai dari langkah awal. Setelah panjang rajutan mencapai 30 cm, lakukan SLST di tepi rajutan hingga 'turun' sebanyak 10 cm. Buat kembali 73 CHAIN, lalu SLST di bagian seberang rajutan. Ulangi lagi langkah-langkah awal pada pola BAGIAN DEPAN. Lanjutkan rajutan hingga keseluruhan BAGIAN BELAKANG mencapai panjang 40 cm.
PS: Anw, di foto terlihat kalau saya nggak merajut 'menurun' sepanjang 10 cm (maaf! ;p). Tapi pola ini kemudian saya coba lagi dengan mencoba merajut slst 'menurun' sepanjang 10 cm dan...hasilnya lebih bagus!

PENYELESAIAN
Gabungkan BAGIAN DEPAN dan BAGIAN BELAKANG dengan melakukan SC di sekeliling tepi rajutan, dan pastikan SC tersebut menembus kedua lapisan bagian hingga menyatu. Setelah SC di sekeliling rajutan selesai, gunting benang dan rapikan. You're done!

So, how's the pattern? Kalau ada yang membingungkan atau mau tanya apa saja, silahkan tinggalkan komentar di bawah :)
xoxo, tara
















Pin It Now!

1 Februari 2013

Februari, Valentine, Hati ♥

Lace Heart

Selamat datang Februari! 
Wiiii sudah masuk bulan kedua 2013! Time flies too fast...

Anyway! Are you happy welcoming this full-of-love-and-hearts-and-chocolates-and-flowers month? Well, I do. Karena...Februari bisa bikin saya terinspirasi untuk bikin sesuatu yang girly nya overload. Yes yes yes, this month I'm crazy about crocheting hearts! Februari bikin saya browsing segala jenis crochet bentuk heart alias hati. Pinterest, ravelry, craftgawker, page facebook, google, semuaaaaa di liat untuk menemukan pola crochet heart yang simpel dan cantiiik. Dan...tadaaa! Dibawah gambar-gambar pada post ini terdapat link pola crochet heart favorit crafty-tara. Semua pastinya sudah saya coba, dan emang sih range levelnya mulai dari beginner sampai intermediate. But, take it as a challenge, and have fun!


Simple Heart
3d Heart



Heart Granny



Danish Heart

With love love love and love,
tara ♥ Pin It Now!

18 Januari 2013

Baby Eira's Ruffles Dress



Satu lagi nih baby project di akhir tahun kemarin. Ini baju bayi penuh renda super cute buat bayi super imut, Eira! Eira itu anak teman saya, yang sekarang umurnya masih beberapa bulan. Waktu baju ini sampai di rumah teman saya, umur Eira masih 2-3 bulan dan bajunya masih kegedean sedikit. Duh, semoga sekarang cukup ya :'). 

Baju ini pakai benang soft cotton acrylic, sama seperti yang saya pilih untuk ngerajut puffy flower . Hasilnya, baju bayi jadi ringaaan banget, padahal full renda kayak begini. Tapi benang ini cenderung bikin gerah, nggak sepertu katun. Jadi baju bayi ini paling cocok kalo dipakai di dalam ruangan dengan suhu sejuk. Intinya sesuai kebutuhan sih ya, bisa aja pakai benang katun biar lebih sejuk tapi hasil jadinya cukup berat. Atau seperti saya yang memilih soft cotton acrylic yang ringan tapi nggak se'adem' katun.

Anw, pola baju ini saya ambil dari buku jepang khusus baby's apparels. Bandonya saya buat sendiri dengan pola bunga yang berbeda dari pola bunga di baju, tapi masih tetep match karena benang yang dipakai sama. Mau tahu cara bikin bandonya? Tunggu aja ya post berikutnya, ;)





Enjoy  the post! Love,
Tara ♥
Pin It Now!

1 Januari 2013

Syal Ombak Biru


Pernah nggak kamu jatuh cinta sama warna benang rajut dan terinspirasi untuk membuat sesuatu yang 'senafas' dengan warna benang itu? Well, saya pernah. Dan syal ini adalah contohnya. Sebenernya syal ini pesenan teman kuliah yang mau dia hadiahkan untuk sahabatnya. Teman saya sendiri yang memilih warnanya. Dan begitu melihat warna pilihannya, saya langsung suka banget. Warna yang dipilih adalah warna biru tua dan biru muda seperti birunya laut. Birunya cantik!
Saya pun membuka buku Jepang favorit yang isinya tentang pola-pola dasar crochet. Yang mau dicari adalah pola yang bentuknya bergelombang kayak ombak, tapi yang gampang, haha! Akhirnya pilihan pun jatuh pada pola dibawah ini:


Bagus nggak? Keliatan banget kan pola ombak bergelombangnya. Menurut saya ini pas banget dengan warna biru laut benang yang dipakai. Untuk bagian ujung syal, saya pakai pola lain yang hasilnya memunculkan renda-renda cantik yang masih tetap menyerupai gelombang.

Dan setelah jadi, saya bener-bener jatuh cinta sama syal ini. Tapi...ini kan pesenan orang! Jadi harus segera dikasih, dan harus move on untuk bikin syal lain! X)




Do you like it?
With love, tara ♥
Pin It Now!

8 Desember 2012

Bando Fafa

Akhir pekan telah datang! Setelah satu minggu yang hectic di kampus, rasanya 2 hari libur belum cukup. Tapi saya senang nih. Meskipun nyaris tiap hari ngampus, saya malah makin produktif ngerajut. Tahu kenapa? Karena akhirnya teman-teman saya makin banyak pula yang punya bayi, dan ini berasa dreams comes true buat saya yang pengen sering-sering ngerajut buat bayi. Ngerajut untuk bayi itu fun, karena bisa padu padan warna-warna yang lucu dan ngegemesin. Andai warna-warna itu kita pakai sendiri, ya udah nggak cocok lagi, hahaha.

Nah, salah satu baby crochet project untuk bulan ini adalah bikinin bando untuk baby Fafa, si cantik keponakan teman saya. Teman saya bahkan sudah pesan bando ini sejak Fafa masih di perut ibunya lho, tapi baru saya bikinin waktu Fafa udah sebulanan umurnya...hehe.
Dari dulu saya terobsesi untuk bikin bando bayi dengan hiasan bunga yang besar banget. Akhirnya saya bikinin Fafa bando seperti itu. Coba lihat foto di bawah. Bando bunga yang di atas itu adalah bando yang akan saya share patternnya di post ini. Bunganya sendiri sudah pernah saya bagikan di blog ini, jadi silahkan dicek ya untuk bunga tumpuk tiganya...:) Untuk bando yang di bagian bawah, pola bandonya memang saya buat sendiri. Tapi tidak saya bagikan karena jadinya nggak terlalu memuaskan, hahaha. Sedangkan bunganya saya ambil dari buku crochet Jepang.

So, yuk mulai merajut si bando Fafa. Untuk patokan ukurannya, bisa lihat panduan size chart dari bev's country cottage.


 
 
POLA
1. Buat 16 sc yang dikaitkan langsung pada karet rambut.
2. Buat 3 ch, lalu dc seluruh baris. Ulangi 3 kali lagi.
3. Buat 1 ch, dan sc pada lubang kedua dari hakpen. Buat 4 ch, lewati dua lubang, dan sc lubang berikutnya.Ulangi hingga mendapat 5 lengkungan.
4. Buat 1 ch, slst pada space/rongga lengkungan di baris sebelumnya. Buat 3ch dan 2 dc pada rongga pertama (ada kesalahan pada gambar pola, harusnya dc pertama adalah 3 ch. Maaf sebelumnya ;p) , buat 3 dc pada rongga kedua, buat 4 dc pada rongga ketiga (tengah), buat 3 dc pada rongga keempat dan kelima.
5. Ulangi pola nomor 3-4 sepanjang ukuran bando yang diminati.
6. Setelah panjang bando hampir mendekati yang diinginkan, jangan lupa untuk kembali membuat 4 baris dc seperti di awal. Akhiri dengan melakukan sc yang dikaitkan langsung pada karet rambut.
7. It's DONE! ;)




Pin It Now!

30 November 2012

Ide Bingkisan Kado: Sederhana, dan Manis.


Halo! Kali ini saya cuma mau sharing tentang ide membungkus kado, hehe. Sederhana sih, tapi penting juga lho menurut saya. Secara saya sering 'ditugaskan' ibu untuk membungkus kado, padahal saya nggak jago-jago amat dan hasil akhirnya sering berantakan karena cara ngebungkus yang 'sok rumit' kayak di toko-toko mainan. ;p

Akhirnya, saya pun terpaksa membungkus kado secara sangaaaat sederhana. Cuma dibungkus biasa gitu, nggak pake drappery atau apalah itu namanya. Tapi...biar makin cantik, saya akali dengan beberapa cara seperti dua kado di bawah ini. Semoga menginspirasi :)

Bingkisan kado di bawah ini untuk ibu saya yang ulangtahun di bulan Agustus lalu. Saya suka sekali sama kertas kadonya yang feminin dengan motif floral. Cocok banget buat jadi bungkus kado ulangtahun ibu, dan...cuma seribu lima ratus perak! <<< anak nggak modal ;p
Dan karena kertas kadonya cantik dan girlie, saya pun menambahkan hiasan yang nggak kalah femininnya: renda pink dan kartu ucapan bergambar hati ♥
Si renda pink cuma saya jahit ujung-ujungnya hingga menyambung. Renda yang saya pakai ini elastis, sehingga lebih mudah dipasang dan diatur pada bingkisan kado.

  

 
Yang kedua ini untuk teman saya, Inez. Kalau lihat kertas kadonya, pasti sering lihat kan di toko-toko. Nah biar kelihatan one of a kind, bingkisannya saya beri pita dan bunga crochet. Konsep pitanya sama seperti renda pink di atas, yaitu ujung-ujungnya disatukan kemudian dipasang di bingkisan. Bunga crochetnya saya bikin sendiri lhooo (ya iyalah ;p). Dan tak lupa, kartu ucapan yang diselipkan pada pita. Sederhana, dan manis.





Kartu-kartu ucapan di dua bingkisan kado itu saya bikin sendiri lho, dari kertas yang biasanya dipakai untuk melukis cat air dan dipotong dengan gunting gerigi/berombak. Bagian dalamnya saya tuliskan ucapan ulangtahun ( yang sangat personal :) ), sedangkan bagian luarnya saya gambar pakai cat air. Untuk kartu ibu, saya gambarkan hati. Untuk inez, saya gambarkan bunga matahari.
Sangat sederhana, tapi bagi saya ini lebih bermakna daripada kartu-kartu ucapan yang dijual di toko. :)



Hope you enjoy my post.
With love, tara ♥
Pin It Now!

20 November 2012

Topi Monyet dan Para Bayi

Di komputer saya, pastinya saya punya folder khusus dong untuk naruh foto-foto yang akan ditampilkan di crafty-tara. Tapi...meskipun sudah disendirikan, isi folder crafty-tara itu sangat sangat sangatlah messy sekali. Akhirnya saya pun 'bersih-bersih' si folder crafty ini, karena foto-fotonya banyaknya udah nggak karuan dan kecampur sama file-file psd, png sampai...dwg! Hahaha, silahkan dibayangkan ;p

Dan yang saya suka dari kegiatan bersih-bersih adalah, seringkali saya menemukan sesuatu yang sangat menarik, berharga namun sempat terlupakan. Seperti ini nih. Waktu saya atur file-file crafty saya ke dalam beberapa subfolder, ternyata saya menyimpan foto-foto bayi-bayi lucu yang pernah saya rajutkan topi monyet. Pola topi monyetnya saya dapat dari pola topi monyet mamachee.
Topi-topi monyet ini berarti lho, karena para bayi ini adalah klien rajut pertama saya! Hahaaa :D
Baby Kenzo
Kenzo ini cucunya teman ibu saya. Waktu dibuatkan topi ini, umur Kenzo sekitar 8 bulan. Nah karena bayi-bayi itu tumbuhnya cepat banget, jadi topi ini kayaknya udah nggak muat lagi deh. Tapi lucu banget kaaan fotonya, pipinya jatuh♥ !
Baby Raffa
Raffasya ini keponakan teman saya. Karena teman saya itu penggemar berat Mickey Mouse, jadi dia pesan topinya warna hitam, dan kuping yang ditaruh sedikit lebih ke atas biar kayak kepala Mickey Mouse. Jujur, saya gatel banget pengen bikin pita polkadot merah putih dan ditaruh di atas topinya, biar kayak Minnie Mouse. Tapi sayang, Raffasya cowok sih...hahaha!



Eng ing eeeeeng, Tata dan Baby Bear!
Dan yang ini...aduh. Sama sekali bukan baby sih. Tapi bocah ini sengaja lho minta saya untuk rajutin topi monyet. Awalnya saya heran, ini bercandaan apa serius. Akhirnya saya mau, tapi dengan syarat harus dijadikan foto profile facebook. And he agreed! Dan yang kamu lihat di atas adalah profpicnya yang telah dipakai selama beberapa bulan ;D
Anw, boneka di atas kepala Tata itu namanya Baby Marley. Lucu kan? ♥♥♥

Oh iya, sebenernya ada satu lagi yang pernah saya rajutkan topi monyet. Tapi, jangankan bayi, dia pun bahkan bukan manusia. Haha, believe it or not, tapi saya pernah buat topi monyet untuk burung hantu piaraan teman saya. Si burung hantu namanya Bento, dan sekarang dia sudah rest in peace, hiks. Sayang saya kehilangan foto Bento yang lagi pake topi monyet. Aneh ya emang, burung hantu tapi kok monyet. Tapi itulah saya, selalu dikelilingi orang-orang tersayang yang baik tapi aneh, haha! 

Okay, saya siap untuk bersih-bersih yang lain, yaitu kamar saya! (Ups, ini hoax! ;p)
Pin It Now!

11 Agustus 2012

Sunflower Girl

As a friend, I was such a bad bad bad friend. Kenapa? Karena saya sering sekali kelupaan hari ulang tahun teman-teman terdekat. Dan salah satu teman  yang pernah saya lewatkan hari ulangtahunnya adalah Inez. Dia teman SMA saya yang jago gambar, jago masak, judes dan juga suka ber crochet ria. 
Bersalah, pastinya. Untung cuma kelewatan beberapa hari. Karena saya pernah lho kelupaan ulangtahun teman sampai satu bulan lamanya. Stupid me!
Untuk menebus perasaan bersalah kepada Inez, saya memutuskan mau membuat hadiah yang amazing, splendid, gorgeous, pretty and bright just like her! *serius ini gombal banget deh ;3*

Sebelumnya saya bingung mau bikin hadiah apa yang cocok buat Inez. Dan disaat saya lagi beberes alat-alat rajut, akhirnya kepikiran deh...kenapa nggak bikin dompet peralatan rajut aja buat Inez? Dan finally saya membuat satu lagi dompet peralatan rajut seperti yang sudah pernah saya buat sebelumnya!

Pertama, saya mencoba menetapkan tema dari hadiah saya. Selain jago gambar, jago masak, judes dan suka ber crochet ria, kayaknya Inez juga suka bunga matahari deh. Seperti salah satu avatar twitternya dulu nih...

Dan...bengkel tarara pun mulai bekerja! X)
Akhirnya, jadilah dompet peralatan rajut seperti gambar-gambar di bawah ini...
Oya, saya juga ngerajut bros bunga matahari yang sayangnya saya lupa (lagi!) dapat darimana patternnya. Gosh.

*finger crossed, hope she likes it!*









Pin It Now!

Rumah Untuk Hakpen Tersayang



Hey we meet again! Whoops, saya vakum ngeblog terlalu lama deh kayaknya...hahaaa!
Anyway, saya mau sharing tentang jahit menjahit nih. Akhirnya keluar juga kan postingan tutorial jahit...hehe. 

So, sekarang saya mau berbagi cara membuat sendiri dompet peralatan crochet! Jadi dompet ini nantinya punya kantung-kantung kecil untuk memasukkan hakpen, gunting benang, jarum, dll. Oya, selain untuk peralatan crochet, bisa dipakai untuk tempat pensil juga lho.

Okay, lets get started!!!
Pertama, bahan-bahan yang kamu butuhkan adalah,
  • 0.5 meter kain katun (dengan kisaran lebar 1,15 meter nantinya kamu akan dapat sisa perca cukup banyak dari project ini)
  • 0,5 meter kain belacu dengan kisaran lebar 1,15 meter
  • Kain vislin (did I spell it right? ;3)
  • Pita 1 meter
  • Mesin jahit dengan benang jahit warna senada dengan kain katun
  • Setrika
  • Peralatan jahit pendukung, seperti gunting kain, gunting benang, meteran kain, pendedel dll
Nah sekarang, potong kain katun dan belacu sesuai dua pola dibawah ini. Potong juga vislin sesuai pola gambar kedua saja.
Anw, saya pakai ukuran inci bukan karena mau sok ngamerika. Tapi disaat proses bikin pola, rasanya lebih gampang hitung-hitungannya kalau pakai inci daripada meter... :p
Dan akhirnya kamu akan dapat seperti ini nih...
*anw, itu di tulisan kain belacu saya salah nulis tuh! Harusnya 'interior' bukan 'eksterior'...maaf ya :(*




STEP 1 - KANTUNG 
1. Sekarang ambil piece kain katun dan belacu dengan ukuran 12,5"x4"


2. Tumpuk kain katun dengan belacu dengan bagian cantiknya saling menempel. ;) *meskipun kain belacu dua sisinya sama aja sih ya...haha!

3. Lalu jahit sekelilingnya seperti gambar di bawah, tapi sisakan sekitar dua inci sebagai lubang untuk membalik kain.

4. Sebelum dibalik, jangan lupa potong ujung-ujung kainnya! Ini dilakukan supaya begitu kain dibalik, bagian sudut kain akan terhindar dari 'gumpalan' yang nggak cantik banget.

5.Et Voilaaaa! Kantung siap dijahitkan pada belacu!


6. Siapkan belacu. Lipat belacu menjadi tiga bagian memanjang seperti pada pola. Tekan dengan setrika, lalu buka lipatan. Nanti akan terbentuk garis lipatan yang akan menjadi panduan saat menjahit kantung, sekaligus memudahkan melipat ketika dompet sudah jadi.
Lalu, jahit kantung pada kain belacu. Ikuti pola jahit sesuai garis biru. Jarak antara jahitan vertikal sekitar dua cm atau kurang dari 1 inci.
Karena kain belacumu telah 'terbagi' tiga setelah disetrika, maka panduannya seperti ini: Bagian kiri terdiri dari 4 jahitan kantung, bagian tengah terdiri dari 5 jahitan kantung, dan bagian kanan terdiri dari 4 jahitan kantung. Maka kamu akan mendapatkan 13 kantung hakpen.
Selesai sudah bagian kantung dompet alat crochetmu :).




STEP 2 - Tali Dompet

1. Siapkan 2 potong kain kain katun ukuran 1" x 2" dan pita sepanjang 1 meter atau sekitar 40 inci.

2. Lipat memanjang kain katun, tekan (lebih baik dengan setrika) dan buka lipatan. Nanti akan terbentuk garis lipat halus di tengahnya. Nah garis itu akan menjadi panduan untuk melipat kembali dua sisi memanjang kain katun ke arah tengah seperti gambar di bawah. Lalu jahit kedua sisi lipatan tersebut.


3.Lalu lipat membujur dua kain katun yang telah dijahit tadi. Jepit salah satu ujung pita diantara lipatan kain, seperti gambar dibawah. Setelah itu jahit. Lakukan kembali langkah ini pada ujung pita yang satu lagi. Hasil akhirnya adalah kain katun tersebut akan menjadi ujung-ujung pita dan mencegah benang pita supaya tidak rontok.


4. Lalu lipat pita dengan bagian kiri lebih pendek 6 inci (sekitar 12 cm) lebih pendek dari bagian kanan. Setelah dilipat dengan posisi bagian pendek terletak di atas, letakkan pita pada bagian katun seperti gambar dibawah, dan sematkan jarum pentul. Jahit pita pada kain katun. Jahit pada bagian yang saya sematkan jarum pentul pada gambar. Ulangi jahitan untuk memastikan kekuatan pita agar tidak mudah lepas/sobek dari kain katun.


STEP 3 - Badan Dompet

1. Setrika vislin pada kain katun. Setelah itu, tumpuk kain katun dengan belacu. Pastikan bagian cantik dari kain katun menempel pada belacu. Lalu jahit pinggiran dompet dengan jarak pinggir 0.5 inci. Sisakan sekitar 2-3 inci sebagai lubang untuk membalik kain.
Oya, pada step ini perhatikan pita yang terjahit pada kain kaitun ya. Pastikan jahitanmu tidak mengenai pita. Karenanya usahakan menata pita pada bagian tengah kain katun, sehingga tidak ikut terjahit. 

2. Setelah dibalik, hasilnya akan seperti ini. Dan langkah terakhirnya adalaaah...jahit lagi seluruh pinggiran dompet! Langkah ini akan membuat dompetmu nampak lebih rapi lho.
Oya, sebelum menjahit kembali pinggiran dompet, kamu dapat langsung menjahit lubang yang digunakan untuk membalik. Tapi kalau saya, biasanya lubang tersebut saya rapikan dengan bantuan setrika, lalu saya jahit bersamaan dengan saat menjahit pinggiran.




Nah, begini cara melipatnya. Lipat bagian atas dompet ke arah dalam. Ini dimaksudkan untuk mencegah hakpen jatuh keluar dari dompet. Lalu lipat dari bagian kiri dompet mengikuti lipatan kain belacu yang sebelumnya sudah terbagi tiga. Tutup dengan melipat bagian akhir dompet yang dijahitkan pita. Pada langkah ini saya kembali menyetrika dompet agar lipatan dompet semakin kokoh terbentuk. Saat menyetrika, hati-hati agar tidak mengenai pita, karena beberapa pita tidak tahan akan panas setrika dan bisa meleleh. Setelahnya...tinggal ikat dengan pita manismu! 
Selamat, kamu sudah selesai 'membangun' rumah untuk hakpenmu! ;D








Pin It Now!